Tak Hadiri Deklarasi Kebebasan Pers, Prabowo Jadi Sorotan Media Asing

- Penulis

Senin, 12 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agenda yang dihelat oleh Dewan Pers Nasional itu seharusnya dihadiri oleh tiga capres yakni Prabowo, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Namun, hanya Anies, capres nomor urut 01, dan Ganjar, bernomor urut 03, yang hadir dalam acara itu dan menandatangani dokumen yang menyatakan komitmen mereka pada kebebasan pers.

Saat itu, Prabowo diwakili oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Rosan Roeslani. Kendati begitu, belum ada informasi jelas ihwal penandatanganan dokumen serupa oleh Prabowo sebab TKN enggan menanggapi pertanyaan mengenai hal tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sontak, ketidakhadiran capres yang masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI itu pun disoroti kantor berita asing, Reuters. Apalagi, hal itu terjadi hanya beberapa hari menjelang Pilpres 2024 yakni pada 14 Februari.

Baca Juga:  BPOM Temukan Pangan Ilegal Hingga 188.640 Produk se Indonesia

Di samping itu, absensi Prabowo dalam Deklarasi Kemerdekaan Pers terjadi di tengah sorotan banyak pihak. Gelombang aksi publik belakangan riuh menyuarakan keprihatinan atas terkikisnya kebebasan demokrasi yang sebelumnya diperjuangkan dengan susah payah di negara ini.

Arus kritik publik itu terutama diarahkan kepada Presiden Joko Widodo, yang diam-diam memberikan dukungan kepada Prabowo. Padahal, petahana yang mengakhiri masa jabatan keduanya sebagai presiden umumnya tetap bersikap netral.

Dalam berbagai survei, Prabowo memang diperkirakan akan meraup suara lebih dari 50% atau berpeluang untuk memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran.

Namun, mantan Komandan Jenderal Kopassus yang sudah kali ketiga mencalonkan diri sebagai presiden ini telah lama menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia selama bertugas di militer. Prabowo membantah tuduhan tersebut, tetapi para kritikus mempertanyakan komitmennya dalam melindungi hak asasi manusia.

Baca Juga:  Ketika Urusan Beras Masuk Sidang MK, Legislator Senayan Asal NTB ini  Sebut Terjadi Penyalahgunaan Wewenang Atas Pangan

Dalam ‘Deklarasi Kemerdekaan Pers’, Rosan Roeslani menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan sesuatu yang mutlak harus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Sebab kebebasan pers adalah salah satu ujung tombak demokrasi kita,” jelasnya dalam agenda tersebut.

Kendati begitu, Rosan tidak menjelaskan alasan ketidakhadiran Prabowo dalam agenda itu.

Pekan lalu, Human Rights Watch mengatakan Prabowo tidak menanggapi kuesioner mengenai isu-isu hak asasi utama yang dihadapi masyarakat Indonesia, sedangkan Anies dan Ganjar memberikan jawaban terperinci.

“Tim politik dari dua calon telah memberikan gambaran kepada pemilih di Indonesia dengan menyampaikan pandangan mereka,” kata Elaine Pearson, Direktur Asia di Human Rights Watch sebagaimana dikutip ASLINEWS.ID dari BISNIS.COM. (AN-01)

Berita Terkait

Dinilai Diskriminatif, Lalu Winengan Ingin Perjuangkan Hak Politik Pejabat ASN ke Mahkamah Konstitusi
Gonjang-Ganjing Dugaan Korupsi Dana UKW PWI Rp 6 Miliar, Siapa Bermain?
Giliran GP Ansor Nyatakan Dukungan Kepada Bang Mack di Pilkada Lotim, Ini Alasannya!
BPOM Temukan Pangan Ilegal Hingga 188.640 Produk se Indonesia
Ketika Urusan Beras Masuk Sidang MK, Legislator Senayan Asal NTB ini  Sebut Terjadi Penyalahgunaan Wewenang Atas Pangan
Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah
Daftar Lengkap Pemenang  Pekan Tilawatil Quran ke 54 RRI Mataram 2024!
Panen Jagung Food Estate 25 Ton, Johan Nilai sebagai Bukti Proyek Gagal dan “Buang-Buang Anggaran”

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 16:12 WITA

Dinilai Diskriminatif, Lalu Winengan Ingin Perjuangkan Hak Politik Pejabat ASN ke Mahkamah Konstitusi

Senin, 8 April 2024 - 14:35 WITA

Gonjang-Ganjing Dugaan Korupsi Dana UKW PWI Rp 6 Miliar, Siapa Bermain?

Jumat, 5 April 2024 - 15:34 WITA

Giliran GP Ansor Nyatakan Dukungan Kepada Bang Mack di Pilkada Lotim, Ini Alasannya!

Rabu, 3 April 2024 - 11:10 WITA

BPOM Temukan Pangan Ilegal Hingga 188.640 Produk se Indonesia

Selasa, 2 April 2024 - 18:17 WITA

Ketika Urusan Beras Masuk Sidang MK, Legislator Senayan Asal NTB ini  Sebut Terjadi Penyalahgunaan Wewenang Atas Pangan

Jumat, 22 Maret 2024 - 08:22 WITA

Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah

Minggu, 17 Maret 2024 - 23:57 WITA

Daftar Lengkap Pemenang  Pekan Tilawatil Quran ke 54 RRI Mataram 2024!

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:17 WITA

Panen Jagung Food Estate 25 Ton, Johan Nilai sebagai Bukti Proyek Gagal dan “Buang-Buang Anggaran”

Berita Terbaru

Polhukam

Ditinggal Kader Terbaiknya, PDIP NTB Klaim Makin Solid

Kamis, 18 Apr 2024 - 19:44 WITA

Berita Utama

Jelang Pilgub NTB 2024, Muncul Wacana Duet Gita-Rohmi 

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:09 WITA