Sertifikat Kompetensi Profesi Modal Utama Bisa Kerja

- Penulis

Selasa, 19 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak tenaga kerja kompeten dan berpengalaman di NTB, namun tidak dibekali lisensi/sertifikasi. Ini kelemahan. Saat ini dan kedepan, sertifikat kompetensi profesi menjadi modal utama untuk bisa bersaing memasuki dunia kerja khususnya untuk menduduki jabatan-javatan strategis di perusahaa.

Demikian diungkapkan Kadisnakertrans Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos, M.H saat membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Manager Sumber Daya Manusia (MSDM) di Idoop Hotel, Senin (18/12/2023). Kegiatan hasil kerjasama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB dan Asosiasi Manajemen Sumberdaya Insani Hotel (AMSIH) diikuti oleh 40 peserta yang merupakan manajer hotel-hotel yang ada di NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Gede Aryadi, pemerintah pusat memberikan kemudahan bagi daerah agar bisa mengadakan pelatihan dan memberikan sertifikat bagi yang lulus mengikuti uji kompetensi.”Sejak tahun 2022 lalu, peserta pemagangan dalam negeri akan mendapatkan 2 sertifikat, yaitu 1 dari perusahaan dan 1 dari BNSP bagi peserta yang lulus uji kompetensi. Namun baru ada di sektor retail modern dan pariwisata. Ke depan kami berharap sektor-sektor lainnya akan ada uji kompetensinya,” ujarnya.

Baca Juga:  BPOM Temukan Pangan Ilegal Hingga 188.640 Produk se Indonesia

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Disnakertrans NTB, sebanyak 70% SDM di NTB memiliki kompetensi dan pengalaman, namun tidak memiliki sertifikat kompetensi. Ini menjadi salah satu tantangan bahwa ke depannya pemerintah beserta stakholders terkait dapat menyiapkan sumber daya yang memiliki kompetensi dan sertifikat agar warga NTB bisa ikut merasakan hadirnya investasi.”Selama ini uji kompetensi dilaksanakan di luar daerah. Oleh karena itu, saya mendorong asosiasi agar bisa mendirikan LSP di NTB ini, sehingga bisa mengurangi biaya ke luar kota untuk uji kompetensi,” harap mantan Kadiskominfotik NTB ini.

Lebih lanjut, Aryadi menegaskan pendirian LSP di NTB sangat strategis, mengingat Provinsi NTB adalah Destinasi Wisata Super Prioritas. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah pusat memberikan kemudahan terkait proses pendirian LSP di NTB ini.”Dengan hadirnya LSP di NTB penyerapan tenaga kerja bisa maksimal,” harapnya.

Baca Juga:  Dana Berputar Selama Gelegar Khazanah Ramadhan  Ditaksir Tembus Rp  3 Miliar

Mengakhiri sambutannya, Aryadi menyampaikan tentang Penetatapan UMP dan UMK Tahun 2024. UMP NTB Tahun 2024 mengalami kenaikan 3.06% atau menjadi Rp 2.444.067. Sedangkan untuk UMK, tertinggi di Kota Mataram naik 3,35% menjadi Rp 2.685.089 dan Kab. Sumbawa Barat (KSB) naik 7,12% menjadi sebesar 2.650. 862.

Meski begitu yang perlu diperhatikan adalah Upah Minimum ini hanya berlaku bagi pekerja yang masa kerjanya di bawah 1 tahun atau pegawai baru, sedangkan untuk pegawai lama berlaku skala upah.”Saat ini yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana perusahaan bisa membuat dan menerapkan skala upah yang produktif, adil dan berkelanjutan bagi seluruh pekerjanya. Jadi, pekerja lama perlu diberikan kenaikan upah atau penghargaan sesuai dengan kriteria-kriteria tertentu,” pungkas Aryadi. (AN-01)

Berita Terkait

Gonjang-Ganjing Dugaan Korupsi Dana UKW PWI Rp 6 Miliar, Siapa Bermain?
Dana Berputar Selama Gelegar Khazanah Ramadhan  Ditaksir Tembus Rp  3 Miliar
Siap-Siap! Sopir Bus AKAP Jadi Target Pemeriksaan Kesehatan Dari Biddokes Polda NTB
BPOM Temukan Pangan Ilegal Hingga 188.640 Produk se Indonesia
Untuk Sejahterakan Pekerja, Perusahaan Wajib Gunakan “SUSU”
Dua Desa di Lombok Dapat Program Pelatihan Manajemen Bisnis UMKM dan Industri Rumahan
Persatuan Ojek dan Relawan Sumbawa Barat Siap Menangkan Ganjar – Mahfud di Taliwang KSB
Disnakertrans NTB Awasi Ketat Rekrutmen CPMI ke Luar Negeri

Berita Terkait

Senin, 8 April 2024 - 14:35 WITA

Gonjang-Ganjing Dugaan Korupsi Dana UKW PWI Rp 6 Miliar, Siapa Bermain?

Sabtu, 6 April 2024 - 10:29 WITA

Dana Berputar Selama Gelegar Khazanah Ramadhan  Ditaksir Tembus Rp  3 Miliar

Rabu, 3 April 2024 - 21:05 WITA

Siap-Siap! Sopir Bus AKAP Jadi Target Pemeriksaan Kesehatan Dari Biddokes Polda NTB

Rabu, 3 April 2024 - 11:10 WITA

BPOM Temukan Pangan Ilegal Hingga 188.640 Produk se Indonesia

Jumat, 8 Maret 2024 - 12:05 WITA

Untuk Sejahterakan Pekerja, Perusahaan Wajib Gunakan “SUSU”

Rabu, 6 Maret 2024 - 16:13 WITA

Dua Desa di Lombok Dapat Program Pelatihan Manajemen Bisnis UMKM dan Industri Rumahan

Kamis, 25 Januari 2024 - 20:47 WITA

Persatuan Ojek dan Relawan Sumbawa Barat Siap Menangkan Ganjar – Mahfud di Taliwang KSB

Rabu, 17 Januari 2024 - 18:27 WITA

Disnakertrans NTB Awasi Ketat Rekrutmen CPMI ke Luar Negeri

Berita Terbaru

GIAT SOSIAL

KMHDI NTB Resmi Canangkan KMHDI Mengajar di Pulau Sumbawa

Senin, 8 Apr 2024 - 13:16 WITA

KABAR PEMILU

Rumaksi : Masyarakat Adalah  Mitra Pembangunan di Lombok Timur

Minggu, 7 Apr 2024 - 00:00 WITA