Pelatihan Bisnis Digital: Cara Relawan Ganjar Menarik Simpati Gen Z di Mataram

- Penulis

Sabtu, 16 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta pelatihan ini datang dari berbagai penjuru di Pulau Lombok serta dari berbagai latar belakang suku dan agama. Rata-rara peserta yang masuk katagori Generasi Z dengan usia belasan hingga dua puluhan ini memiliki hobi, minat dan pilihan bisnis kekinian yang berbeda.

    Pelatihan difasilitasi oleh relawan darat Gema Kebangsaan Nusa Tenggara Barat dengan narasumber dari lokal dan nasional ini menghadirkan narasumber lokal yaitu Erwin Iriawan, SP seorang talenta muda pegiat berbagai jenis usaha, seperti industri pangan olahan, obat-obatan tradisional. Erwin juga merupakan Manjaer di CV Tri Utami Jaya yang menekuni usaha kelor.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam pelatihan tersebut, Erwin memberikan testimoni kiat sukses berusaha, khususnya bagi gen Z dan gen milenial seperti dirinya. Erwin mengajak gen Z dan gen milenial merubah dan membangun mindset agar modal dalam arti uang tidak lagi menjadi kendala memulai usaha.

    Baca Juga:  Warga Lotim Selatan Dukung  Bang Mack di Pilkada Lotim 2024, Ini Alasan Ketua Relawan BARU!

    Erwin menyarankan pentingnya informasi dan jaringan. Disampaikan Erwin, saat ini informasi begitu mudah didapat dengan berbagai bentuk dari yang ilmiah sampai sangat praktis. Terkait jaringan, Erwin mencontohkan dirinya yang memanfaatkan jaringan untuk pemasaran, pengenalan produk bahkan modal. “Terutama modal kepercayaan,” tegasnya.

    Selain itu, pihak penyelenggara juga menghadirkan pembicara lokal secara online (via zoom meeting), yaitu Khaleed H. Pranowo dengan tema Membangun Usaha dan Membuka Lapangan Kerja dan Lara Ayu, seorang konten kreator dengan tema Cerita Lokal Karya Global. Lara Ayu sendiri sebenarnya kontent kreator dari Lombok, tapi masuk pentas nasional. Lara Ayu sempat menyebutkan dirinya alumni SMA Negeri 1 Mataram.

    Pada pelatihan tersebut, peserta secara interaktif menyampaikan kendala usaha dan desain pengembangan usahanya. Hendra misalnya, pelaku usaha muda dari Lombok Timur menyampaikan agar mereka tetap didampingi dalam pengembangan usahanya, termasuk difasilitasi berjejaring dengan pelaku usaha luar daerah seperti Bandung, Jakarta dan daerah lain.

    Baca Juga:  Dinilai Diskriminatif, Lalu Winengan Ingin Perjuangkan Hak Politik Pejabat ASN ke Mahkamah Konstitusi

    Selain itu, untuk mereka yang baru merintis dan akan mulai usaha mengharapkan difasilitasi kebutuhan seperti platform aplikasi dan literasi keuangan.

    Oleh karena itu, Chita dan Kadek, selaku fasilitator juga memperkenalkan aplikasi sat set yang sangat cocok untuk kalangan gen Z dan gen millennial. Aplikasi ini juga akan rutin dipandu pengoperasiannya untuk pelaku usaha yang terliabt dalam pelatihan tersebut. Chita juga mencatat sejumlah rencana tindak lanjut pasca pelatihan antara lain melakukan mentoring menurut kluster usaha, minat dan sekal usaha.

    Kadek yang seorang mahasiswa komunikasi di Universitas Mataram yang juga pelaku konten kreator siap menjadi Duta Ganjar untuk pengembangan gen sat set di NTB.

    Kedepan, tidak hanya gen Z, gen Y dan gen milenial yang akan diperhatikan oleh Tim Ganjar, tapi juga gen pensiunan agar mereka tetap sehat dan kreatif, kata Oby Januarta selaku Ketua Panitia Pelatihan.(*)

    Berita Terkait

    Dewan Pers Nilai Pemilu 2024 Berjalan Lancar dan Sukses
    Politisi Selatan ini Nilai Paslon RAMAH Paling Ideal Pimpin Lombok Timur
    Lalu Winengan: Mohan Roliskana Masih Dibutuhkan Kota Mataram, MW KAHMI Siap Kawal Paket Modis
    Ini Pesan Dr.Drs.Martin Billa,MM Saat Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Bulungan Kaltara
    Mi6 Beberkan Menu Acara Pentas Monolog dan Happening Art  Doktor Zul Idola Kita Semua
    Jika Maju Jadi NTB 1, Mi6 Prediksi Rohmi Djalilah Gandeng Figur dari Pulau Sumbawa, Musyafirin Jadi Kandidat Teratas
    Jelang Pilgub NTB 2024, Muncul Wacana Duet Gita-Rohmi 
    Dinilai Diskriminatif, Lalu Winengan Ingin Perjuangkan Hak Politik Pejabat ASN ke Mahkamah Konstitusi

    Berita Terkait

    Selasa, 23 April 2024 - 23:51 WITA

    Dewan Pers Nilai Pemilu 2024 Berjalan Lancar dan Sukses

    Selasa, 23 April 2024 - 19:10 WITA

    Politisi Selatan ini Nilai Paslon RAMAH Paling Ideal Pimpin Lombok Timur

    Senin, 22 April 2024 - 17:12 WITA

    Lalu Winengan: Mohan Roliskana Masih Dibutuhkan Kota Mataram, MW KAHMI Siap Kawal Paket Modis

    Senin, 22 April 2024 - 15:55 WITA

    Ini Pesan Dr.Drs.Martin Billa,MM Saat Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Bulungan Kaltara

    Selasa, 16 April 2024 - 18:35 WITA

    Jika Maju Jadi NTB 1, Mi6 Prediksi Rohmi Djalilah Gandeng Figur dari Pulau Sumbawa, Musyafirin Jadi Kandidat Teratas

    Selasa, 16 April 2024 - 18:09 WITA

    Jelang Pilgub NTB 2024, Muncul Wacana Duet Gita-Rohmi 

    Selasa, 16 April 2024 - 16:12 WITA

    Dinilai Diskriminatif, Lalu Winengan Ingin Perjuangkan Hak Politik Pejabat ASN ke Mahkamah Konstitusi

    Sabtu, 13 April 2024 - 19:28 WITA

    Analisis Mi6: Siap-Siap kehilangan Pemilih Potensial Bila Kontestan Pilgub NTB Tak Lakukan Ini. Waspadalah!

    Berita Terbaru

    KABAR PEMILU

    Dewan Pers Nilai Pemilu 2024 Berjalan Lancar dan Sukses

    Selasa, 23 Apr 2024 - 23:51 WITA